dapatakan aplikasi android update berita PKS
Downlod Now
Cahaya datang ketika Rasulullah ditugaskan untuk menyampaikan risalah
kepada penduduk Mekkah. Namun, hanya sedikit sekali orang yang terbuka
hatinya untuk menerima. Bahkan, dakwah Islam yang dibawa Muhamman bin
Abdullah dibalas dengan cacian, fitnah hingga kekerasan dan peperangan.
Dalam 23 tahun dakwah tauhid yang dibawa Rasulullah, banyak sekali
terjadi peperangan. Nah, kali ini ane akan berbagi kepada sobat-sobat
semua siap saja jenderal perang Islam terbaik di masa kenabian ini.
Tentu saja versi Redaksi Taman E-J-A yo. Langsung yuk kita bahas.
1. Hamzah bin Abdul Muthalib
Yang pertama tentu saja Hamzah bin Abdul Muthalib . Hamzah bin Abdul
Muthalib adalah paman Rasulullah sekaligus saudara sepersusuannya.
Kepiawaian dan kepemimpinan Hamzah sangat tersohor di kalangan bangsa
Arab ketika itu. Bahkan dalam riwayat dijelaskan bahwa suara kuda Hamzah
sudah cukup untuk membuat orang-orang Mekkah ketakutan.
Puncak kepiawaian perang Hamzah terjadi ketika Perang Badar. Perang ini
terjadi pada tanggal 7 Ramadhan 2 H. Ketika itu, Rasulullah menunjuk
Hamzah untuk memimpin 313 pasukan Muslimin yang akan berhadapan dengan
1.000 orang pasukan Quraisy. Walaupun dengan jumlah pasukan yang jauh
lebih sedikit, secara gemilang Allah memberikan kemenagan bagi Muslimin.
Orang-orang Quraisy yang tidak terima dengan kekalahan di Perang Badar
akhirnya mempersiapkan diri untuk membalaskan dendam. Hindun istri Abu
Sofyan adalah orang yang paling dendam terutama kepada Hamzah. Hal ini
dikarenakan Hindun mendengar kabar bahwa yang membunuh ayah, paman dan
putranya di Perang Badar adalah Hamzah. Hindun mempersiapkan budaknya
Wahsyi untuk membunuh Hamzah dengan imbalan kemerdekaan.
Setelah merasa segala persiapan telah mumpuni, orang-orang Quraisy
kembali untuk memerangi kaum muslimin. Kali ini, perang terjadi di Bukit
Uhud pada tanggal 7 Syawal 3 H. Pasukan Quraisy datang dengan jumlah
3.000 orang untuk melawan 700 Muslimin.
Ibnu Katsir berkata dalam kitab "Usud al Ghabah", dalam Perang Uhud,
Hamzah berhasil membunuh 31 orang dan kemudian tergelincir. Wahsy yang
melihat Hamzah, langsung menombaknya. Hindun yang tidak puas dengan
kematian Hamzah, merobek perutnya dan menelah hatinya. Namun karena
tidak tertelan, ia memuntahkannya lagi.
Begitulah syahid Hamzah. Hamzah sendiri dijuluki Asadullah atau singa Allah karena kontribusinya dalam membantu Islam.
2. Ali bin Abu Thalib
Untuk yang kedua ini, ane mengambil Ali bin Abu Thalib. Mungkin sobat
sedikit terheran-heran. Semasa hidup Rasulullah, Ali sempat memegang
tampuk kepemimpinan perang kaum Muslimin. Walaupun masa kekhalifahan
sahabat, beliau lebih banyak berada di pemerintahan.
Kepiawaian dan kepemimpinan perang Ali meningkat pesat ketika terjadi
Perang Khaibar. Perang Khaibar adalah perang antara Muslimin dan Yahudi
di Oasis Khaibar 93 batu (150 km) dari Madinah di Hijaz. Muslimin
memerangi Yahudi karena saat itu Yahudi menghasut kaum Arab untuk
memerangi Rasulullah.
Perang Khaibar ini terjadi beberapa kali. Secara bergantian, Rasulullah
menunjuk Abu Bakar, Umar bin Khatab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu
Thalib untuk memimpin pasukan muslimin. Walaupun begitu, kemenangan kaum
Muslimin baru terjadi ketika dipimpin Ali bin Abu Thalib.
3. Usamah bin Zaid
Usamah bin Zaid merupakan anak dari Zaid bin Haritsah dan Ummu Aiman dan
merupakan anak angkat Rasulullah (sebelum Islam masuk dan menghapus
hukum anak angkat). Dalam suatu riwayat Rasulullah berkata "Ummu Aiman adalah ibuku satu-satunya sesudah ibunda yang mulia wafat dan satu-satunya keluargaku yang masih ada."
Kepemimpinan perang Usamah terbukti ketika terjadi perang antara
Muslimin dengan Romawi. Perang ini terjadi pada safar 11 H. Usamah
diangkat Rasulullah menjadi panglima perang di saat usianya baru 17
tahun dan dalam pasukannya terdapat nama besar seperti Abu Ubaidah, Umar
bin Khatab dan Saad bin Abi Waqqas.
Pengangkatan Usamah ini sempat menimbulkan desas desus yang menyebabkan
Rasulullah gusar. Beliau lalu pergi ke mesjid Nabawi lalu berkata "Jika kalian mencemoohkan kepernimpinannya, maka kalian dulu juga
mencemoohkan kepemimpinan ayahnya. Demi Allah. dia layak untuk jabatan
pimpinan. Dan dia adalah orang yang paling aku cintai dan dia adalah
orang paling aku cintai sesudah ayahnya."
Perkataan Rasulullah saw terbukti, ditangan Usamah pasukan Islam mampu
mengalahkan pasukan Romawi. Bahkan pasukan Usamah membawa kemenangan
yang gemilang melebihi perkiraan semua orang. Sampai para sahabat
berkata: "belum pernah terjadi suatu pasukan bertempur kembali dari medan tempur dengan selamat dan utuh (tanpa satu korban pun)".
Inilah jenderal terbaik Islam masa Rasulullah. Dari pada mengidolakan
tokoh fiksi seperti Spiderman, Batman dll, lebih baik kita mengidolakan
mereka yang telah teruji keimanan dan kepemimpinannya.