KAIRO -- Pendukung mantan presiden Mesir, Muhammad Mursi meneruskan
protes setelah kepala militer menyerukan dukungan untuk menindak pelaku
kekacauan. Dalam laporan Al Jazeera, Kamis (25/7), helikopter militer
terlihat mengitari Kairo pada Kamis (25/7) pagi setelah deklarasi
militer.
Jenderal militer, Abdel Fattah El Sisi meminta warga Mesir melawan
apa yang dia sebut kekerasan dan potensi terorisme. Mengabaikan
pernyataan Sisi, ribuan pendukung Mursi berdemo di Nasr City pada Kamis
untuk menuntut pembebasan Mursi yang telah ditahan sejak 3 Juli lalu.
Sementara itu, Sisi berjanji akan melanjutkan peta jalan politik
untuk mengubah konstitusi dan pemilihan baru dalam enam bulan. Dia
mengatakan demonstrasi yang diserukannya bukan meminta kekerasan tapi
mengekspresikan dukungan untuk rekonsiliasi nasional.
Penasehat media presiden sementara Mesir Adly Mansour, Ahmed
Al-Meslemani juga meminta warga Mesir turun ke jalan untuk melindung
legitimasi revolusi dan mendukung untuk melawan terorisme.
Ikhwanul Muslimin juga bereaksi cepat. Anggota senior, Essam al-Erian mengeluarkan pernyataan yang langsung diarahkan ke Sisi.
"Ancamanmu tidak akan mencegah jutaan orang untuk melawan kudeta. Kamu selalu berada di kantor untuk konspirasi," ujarnya.