PERDANA Menteri Palestina Ismail Haniyah pada Kamis kemarin
(8/8/2013) menekankan bahwa pemerintahannya tidak pernah ikut campur
dalam urusan dalam negeri Mesir.
“Kami memiliki sikap mengenai apa yang terjadi, namun kami tidak ikut
campur dalam urusan internal negara-negara Arab,” kata Haniyah dalam
khotbah Idul Fitrinya pada hari Kamis kemarin di jalur Gaza.
Selama khotbahnya, Haniyah mengatakan bahwa semua klaim intervensi di Mesir oleh Hamas merupakan rumor dan kebohongan.
Haniyah lanjut meminta pemerintah Mesir untuk membuka kembali
perbatasan Rafah dengan Gaza dan menghentikan tindakan menghancurkan
terowongan di perbatasan, yang melalui terowongan itu mengalir
persediaan makanan dan medis.
“Terowongan merupakan fenomena yang luar biasa di mana rakyat kami terpaksa melawan blokade Israel,” kata Haniyah.
Sejak penggulingan Muhammad Mursi oleh pemerintah Mesir yang didukung
militer baru pada tanggal 3 Juli, pembatasan berat telah diberlakukan
di persimpangan penting menuju Gaza