DEMAK (KRjogja.com)- Presiden Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) Anis Matta, menargetkan Provinsi Jawa Tengah sebagai
basis baru bagi Partai Keadilan Sejahtera. Hal ini adanya kenaikan
perolehan jumlah kursi di DPRD Jateng pada Pemilu 2009. “Kami memang
menargetkan wilayah Pulau Jawa, termasuk Provinsi Jateng sebagai basis
PKS yang cukup kuat,” ujarnya ditemui Wartawan usai silaturahmi dengan
sejumlah tokoh agama di Pendopo Kabupaten Demak.
Menurut Anis, sebelumnya terdapat tiga wilayah yang dianggap sebagai basis PKS yang cukup kuat, yakni di
Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.
Selain Jateng, PKS ingin memperkuat di wilayah Jawa Timur. “Kedatangan
kami di Demak, juga ingin memastikan mesin politik PKS di wilayah Jateng
untuk memenangkan HP-Don cukup satu putaran, karena kandidatnya hanya
tiga pasang,” ujarnya.
Ditegaskan, keberhasilan dalam memenangkan Hadi Prabowo-Don Murdono
(HP-Don) nantinya, sebagai ujian elektabilitas PKS yang meningkat,
sekaligus ingin menularkan aura positif dari keberhasilan PKS pada
Pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara.
(Bdi)
http://krjogja.com/read/167387/anis-matta-targetkan-jateng-basis-baru-pks.kr?utm_source=krjogja.com&utm_medium=krjogja
SEMARANG (KRjogja.com) - Presiden Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) Anis Matta mengakui bahwa Pilgub Jateng berbeda
kondisinya bila dibandingkan dengan Jabar dan Sumut. Namun dengan
prinsip yang sama, dirinya optimistis PKS akan memenangi Pilgub Jateng
2013. ”Peluang di Jateng lebih besar. Karena basis dukungannya lebih
luas,” tegas Anis Matta (17/03/13).
Anis di dampingi sejumlah fungsionaris Dewan Pengurus Pusat (DPP)
PKS, yaitu Sekjend Taufik Ridho, Ketua Bidang Kebijakan Publik Abu Bakar
Hasbi, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pemilukada Zahfan Badri
Sampurno, Ketua Bidang Generasi Muda dan Profesi Ahmad Sumiyanto,
menyampaikan bahwa dirinya sudah bertemu dengan pasangan Hadi Prabowo
(HP) dan Don Murdono beberapa hari yang lalu. Anis mengatakan, dia ingin
bertemu langsung supaya bisa menangkap aura kemenangan pasangan
tersebut. “Saya ingin melihat wajahnya secara langsung dan kita
menangkap ada aura menangnya,” ujarnya kepada wartawan.
Dia berharap, ajang Pilgub ini tidak diwarnai dengan black campaign,
character assasination, dan politisasi hukum. Pasalnya, hal itu bisa
menciptakan sikap apolitis masyarakat kepada partai. ”Kita mesti
mengubah dangerous game menjadi funny game, permainan berbahaya menjadi
menyenangkan,” tandas mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut. Anis
menambahkan, ajang Pilgub akan menjadi momentum bagi PKS sebagai alat
uji apakah mesin bekerja secara maksimal. Dia mengakui ada tantangan
yang berbeda dengan Jabar, akan tetapi pihaknya akan menerapkan treat
yang sama, yakni merapatkan solidaritas partai.
Kendati bukan kader PKS langsung, Anis mengakui jika Hadi Prabowo –
Don merupakan pasangan yang menyenangkan. Keduanya adalah birokrat dan
kader partai, namun tidak mendapat tempat dari partai. Menurutnya,
koalisi dengan partai-partai lain yang heterogen justru akan mendukung
pemenangan pasangan tersebut.
(Okz/Ndw)